Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Ngebel berdiri pada tahun 2022 sebagai salah satu wujud nyata kepedulian Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang pendidikan dasar di wilayah Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Lahir dari semangat juang para kader muda NU, pendirian madrasah ini dipelopori oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Ngebel yang mendapat dukungan penuh dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ngebel serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU se-Kecamatan Ngebel.
Gagasan pendirian MI Ma’arif Ngebel bermula dari keinginan kuat masyarakat dan para kader NU untuk menghadirkan lembaga pendidikan dasar yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, ke-NU-an, dan akhlakul karimah sejak dini. Dalam berbagai musyawarah yang digelar oleh PAC GP Ansor bersama MWC NU dan tokoh masyarakat, disepakati untuk mendirikan madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU).
Setelah melalui proses perencanaan, pengajuan izin, dan koordinasi dengan pihak Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, MI Ma’arif Ngebel resmi berdiri dan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada tahun pelajaran 2022/2023. Dukungan masyarakat sekitar sangat besar, baik dalam bentuk tenaga, pemikiran, maupun material, sehingga proses pendirian madrasah dapat berjalan dengan lancar.
Sejak awal berdirinya, MI Ma’arif Ngebel berkomitmen untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul dalam prestasi, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan. Dengan semangat “Belajar, Beramal, dan Berakhlak Mulia,” madrasah ini terus berbenah untuk meningkatkan mutu pendidikan, melengkapi sarana prasarana, serta mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung potensi peserta didik.
Kini, MI Ma’arif Ngebel menjadi salah satu lembaga pendidikan dasar kebanggaan warga NU dan masyarakat Ngebel. Kehadirannya diharapkan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia sesuai dengan cita-cita Nahdlatul Ulama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.